Contoh Soal Menentukan Bagian Teks dan Pembahasannya

Menentukan bagian teks, Teks yang dipakai teks laporan, eksposisi, ulasan, biografi, prosedur, tanggapan kritis, cerpen dan fabel. 
Menentukan Bagian Teks dan Pembahasannya

Teks Laporan (Hasil Observasi) 
Untuk memahami bagaimana struktur serta ciri bahasa dalam teks laporan hasil observasi, perhatikan uraian berikut ini.

Struktur 
  1. Definisi umum (pembukaan) Bagian ini memberi penjelasan kepada pembaca mengenal konsep dan definisi umum terkait objek observasi sehingga pembaca paham terkait apa yang akan dibahas pada teks tersebut. Selayaknya sebuah teks. maka pembukaan merupakan bagian penting yang menjadi pengantar ke bagian berikutnya. Namun, sebagai catatan, penjelasan yang diberikan pada bagian pembukaan tidaklah mendetail seperti pada bagian selanjutnya. Sebagai contoh, pada observasi mengenai minuman kemasan, maka dalam definisi umum (pembukaan) penulis perlu menjabarkan definisi dari minuman kemasan tersebut. 
  2. Deskripsi bagian Pada bagian ini, disajikan penjelasan lebih detail mengenai objek observasi. Untuk contoh objek observasi, yaitu minuman kemasan, penulis dapat mencantumkan jenis-jenis minuman kemasan yang beredar di Indonesia„ kandungan dari masing-masing minuman, serta pengetahuan tentang manfaat dan bahaya dari zat-zat tersebut. 
  3. Deskripsi manfaat Pada bagian ini, penulis diberi ruang untuk menjelaskan manfaat dari objek observasi ataupun hasil observasi yang dilakukan bagi pembaca. Dalam contoh observasi me-ngenai minuman kemasan, pembaca dapat mengambil manfaat berupa pengetahuan terkait minuman kemasan untuk kemudian menentukan apakah itu bermanfaat atau justru berbahaya. 

Teks Eksposisi 
Teks eksposisi adalah teks yang berisi pandangan tentang sesuatu sehingga memperluas pengetahuan pembaca. Karangan eksposisi bersifat ilmiah/nonfiksi. Teks eksposisi kerap digunakan untuk mengajukan pendapat pribadi. Pendapat itu bisa/tidak diterima oleh orang.

Struktur teks eksposisi 
1. Pernyataan pendapat (Tesis)/pembukaan
Pada bagian ini, berisikan pendapat atau prediksi sang penulis yang tentunya berdasarkan sebuah fakta.
Contoh: "Media itu mengangkat hasil riset dari McKinsey dan Standart Chartered yang mengatakan bahwa ekonomi lndonesia akan melampaui Jerman dan Inggris pada tahun 2030"
2. Argumentasi/isi
Alasan penulis yang berisikan fakta-fakta yang dapat mendukung pendapat atau prediksi sang penulis.
3. Penegasan ulang/penutup
Ini merupakan bagian akhir dari sebuah teks eksposisi yang berupa penguatan kembali atas pendapat yang telah ditunjang oleh fakta-fakta dalam bagian argumentasi. Pada bagian Ini pula bisa disematkan hal-hal yang penting dan utama.

Teks Ulasan 
Teks ulasan, yaitu teks yang berisi ulasan atau penilaian terhadap suatu karya (drama, film, buku, Mengulas suatu film dan drama mengharuskan kita untuk bersikap kritis. Sikap kritis ini sangat penting agar ulasan yang kita tulis tersebut berkontribusi bagi kemajuan film dan drama itu sendiri.

Struktur Teks Ulasan 
Struktur teks itu adalah bagian-bagian yang membangun sebuah teks sehingga menjadi suatu teks yang utuh. Adapun struktur yang membangun teks ulasan terdiri dari orientasi, tafsiran, evaluasi, dan rangkuman.

  1. Orientasi, berisi pengenalan tentang gambaran umum mengenai sebuah karya yang akan diulas. Gambaran umum ini menyiapkan"latar belakang" bagi pembaca mengenai apa yang akan diulas. 
  2. Tafsiran, berisi gambaran detail mengenai sebuah karya yang diulas, misalnya bagian-bagian dari hasil karya, keunikan, keunggulan, kualitas, dan sebagainya. 
  3. Evaluasi, berisi pandangan dari pengulas mengenai hasil karya yang diulas. Hal ini di-lakukan setelah melakukan tafsiran yang cukup terhadap hasil karya tersebut. Pada bagian ini penulis akan menyebutkan bagian yang bernilai (kelebihan) atau bagian yang kurang bernilai (kekurangan) dari suatu karya. 
  4. Rangkuman, berisi kesimpulan dari ulasan terhadap suatu karya. Bagian ini juga memuat komentar penulis apakah hasil karya tersebut bernilai/berkualitas atau tidak untuk di-tonton/disaksikan/dibaca. 

Teks Biografi 
Pengertian biografi. Biografi berasal dari bahasa Yunani, bios yang memiliki arti hidup dan graphien yang berarti tulis. Biografi merupakan sebuah tulisan yang membahas tentang kehidupan seseorang. Secara sederhana, biografi dapat di artikan sebagai sebuah kisah riwayat hidup seseorang. Biografi sendiri dapat berbentuk hanya beberapa baris kalimat saja, namun biografi tersebut dapat lebih dari 1 buku.

  Biografi singkat hanya menjelaskan tentang fakta-fakta dari kehidupan seseorang serta peran pentingnya. Biografi panjang meliputi informasi-informasi yang bersifat penting namun dikisahkan dengan lebih mendetail serta dituliskan dengan gaya cerita yang baik.

  Biografi merupakan sebuah buku yang menceritakan kejadian-kejadian hidup seseorang. Lewat biografi tersebut dapat ditemukan hubungan, keterangan arti dari sebuah tindakan tertentu atau sebuah misteri yang melingkupi hidup seseorang, dan juga merupakan sebuah penjelasan mengenai tindakan atau perilaku dalam hidupnya. 

  Biografi dapat bercerita mengenai kehidupan seorang tokoh penting atau terkenal mau-pun tidak terkenal. Biografi seringkali bercerita mengenai tokoh sejarah, namun tak jarang juga mengenai orang yang masih hidup. Banyak biografi sekarang ini yang ditulis secara kronologis 
  Biografi membutuhkan bahan-bahan utama serta bahan pendukung. Bahan utama dapat berupa benda-benda, misalnya buku harian, surat-surat kliping koran, dan sebagainya. Bahan pendukung biasanya berupa biografi lain, buku referensi, sejarah yang memaparkan peranan orang dalam biografi tersebut dan sebagainya. Biografi adalah suatu kisah atau keterangan dari perjalanan kehidupan seseorang yang bersumber pada subjek rekaan atau kisah nyata. 

Struktur Teks Biografi 
Berikut struktur teks biografi yang terdiri dari orientasi, peristiwa dan masalah, reorientasi. 
  1. Orientasi Orientasi merupakan bagian di mana menjelaskan tentang pengenalan tokoh, berisi gambaran awal tentang tokoh yang diceritakan dalam biografi tersebut. 
  2. Peristiwa dan masalah, Bagian peristiwa atau kejadian merupakan bagian yang berisi tentang sebuah peristiwa atau kejadian yang pernah dialami, termasuk di dalamnya memuat tentang masalah yang pernah dihadapinya dalam mencapai tujuan serta cita-citanya. Hal-hal yang menarik, mengagumkan, mengesankan, dan mengharukan yang pernah dialami tokoh juga diuraikan dalam bagian ini. 
  3. Reorientasi, Reorientasi merupakan bagian penutup. Bagian ini berisi tentang pandangan penulis terhadap tokoh yang diceritakan tersebut. Reorientasi bersifat opsional, yang artinya pada bagian ini boleh ada atau tidak. 

Ciri-Ciri Biografi 
Berikut ciri-ciri biografi:
  1. Biografi memiliki struktur yang terdiri atas : orientasi, peristiwa atau masalah, serta reori-entasi. 
  2. Biografi memuat berdasarkan informasi fakta serta disajikan dalam bentuk narasi. 
  3. Faktualnya (fakta) berdasarkan pengalaman hidup seseorang yang diceritakan dalam tokoh biografi tersebut. 

Empat hal yang harus dicermati dalam teks blografi, yaitu:
  1. Judul biografi. 
  2. Hal yang menarik serta mengesankan yang ditampilkan dalam kehidupan tokoh yang diceritakan. 
  3. Hal yang mengagumkan serta mengharukan yang muncul dalam kehidupan tokoh yang diceritakan. 
  4. Hal yang dapat dicontoh atau diteladani dari kehidupan tokoh. 

Teks Prosedur
Teks prosedur adalah jenis teks yang banyak dijumpai di sekitar kita. Dalam berbagai konteks jenis teks ini dapat kita jumpai dalam kehidupan seharihari. Misalnya, ketika kita menonton acara televisi, ada tayangan memasak atau cara mencuci pakaian dengan mesin cuci. Teks prosedur (procedure) merupakan teks yang berisi tujuan dan langkah-langkah yang harus diikuti agar suatu pekerjaan dapat dilakukan. Di dalam teks prosedur diuraikan bagaimana sesuatu dikerjakan melalui serangkaian langkah-langkah atau tindakan.Tujuan komunikatif teks prosedur adalah memberi petunjuk cara melakukan sesuatu melalui serangkaian tindakan atau langkah.

Pada teks prosedur "Pencangkokan Tanaman" ditemukan bagian-bagian yang memper-lihatkan tujuan pencangkokan, bahan dan alat yang digunakan dalam pencangkokan, serta langkah-langkah atau proseduryang harus dilalui jika melakukan pencangkokan. Ketiga bagian itu menjadi bangunan teks prosedur. Teks Prosedur terdiri atas (1) Judul, (2) Pengantar yang menjelaskan tujuan, (3) Sejumfah bahan yang diperlukan untuk melaksanakan suatu prosedur, dan (4) Urutan langkah-langkah/tahapan untuk membuat/melakukan sesuatu. 

Teks Tanggapan Kritis 
Definisi teks tanggapan kritis adalah teks yang isinya mengenai suatu kritikan pedas terhadap suatu hal yang mengenai kesalahan. Umumnya penggunaan teks ini terdapat pada event atau acara debat di suatu forum. Kita juga dituntut untuk bisa menganalisis suatu pendapat dan kita juga harus menerima semua bentuk kritikan dari orang tentang pendapat yang kita utarakan.

Struktur Teks Tanggapan Kritis yang Benar
Seperti jenis-jenis teks lainnya, teks tanggapan kritis juga memilki struktur yang wajib kamu ketahui, apa saja struktur dari teks tanggapan kritis?

  1. Evaluasi adalah bagian awal yang berisi pernyataan umum yang disampaikan oleh penulis. 
  2. Deskripsi teks adalah bagian isi yang di dalamnya memuat informasi tentang data-data dan juga pendapat-pendapat yang mendukung maupun melemahkan suatu teori atau pendapat. 
  3. Penegasan ulang adalah baian terakhir yang isinya tentang penegasan ulang terhadap apa yang telah dilakukan atau yang telah diputuskan. 


Teks Cerpen 
Cerpen adalah cerita pendek, jenis karya sastra yang memaparkan kisah ataupun cerita tentang manusia beserta seluk beluknya lewat tulisan pendek. Definisi cerpen yang lainnya, yaitu merupakan karangan fiktif yang isinya sebagian kehidupan seseorang atau juga kehidupan yang diceritakan secara ringkas yang berfokus pada suatu tokoh saja.

Struktur Isi Teks Cerpen 
Struktur isi teks terdiri atas:

  1. Orientasi, yaitu pengenalan. Pada bagian orientasi, dimunculkan tokoh-tokoh yang terlibat dalam cerpen dengan latar yang mendukung cerita, baik latar waktu maupun latar tempat. 
  2. Komplikasi, yaitu urutan kejadian dalam cerpen yang saling berhubungan. Pada tahap ini, tokoh dalam cerpen mengalami konflik hingga konflik tersebut mencapai klimaks. 
  3. Evaluasi, yaitu puncak masalah yang dialami tokoh. Pada bagian ini, mulai ditunjukkan pemecahan masalah yang dialami tokoh dengan usaha untuk memperbaikinya. 
  4. Resolusi, yaitu pemecahan masalah secara keseluruhan. Pada bagian ini, masalah yang dialami tokoh memiliki penyelesaian. 
  5. Koda, yaitu penutup teks cerpen. Pada bagian ini, penyelesaian masalah yang dialami tokoh disertai dengan perbaikan masalah. Koda bersifat opsional (pilihan). 


Teks Cerita Fabel 
Cerita fabel merupakan cerita tentang kehidupan binatang yang berperilaku menyerupai manusia. Fabel termasuk jenis cerita fiksi, bukan kisah tentang kehidupan nyata. Cerita fabel sering juga disebut cerita moral karena pesan yang ada di dalam cerita fabel berkaitan erat dengan moral. 

  Tokoh pada cerita fabel biasanya binatang. Teks cerita fabel tidak hanya mengisahkan kehidupan binatang, tetapi juga mengisahkan kehidupan manusia dengan segala karakternya. Binatang-binatang yang ada pada cerita fabel memiliki karakter seperti manusia. Karakter mereka ada yang baik dan ada juga yang tidak baik. Mereka mempunyai sifat jujur, sopan, pintar, dan senang bersahabat, serta melakukan perbuatan terpuji. Mereka ada juga yang berkarakter licik, culas, sombong, suka menipu, dan ingin menang sendiri. Cerita fabel menjadi salah satu sarana yang potensial dalam menanamkan nilai-nilai moral. Kamu dapat belajar dan mencontoh karakter-karakter yang baik dari binatang itu agar kamu memiliki sifat terpuji. 

Struktur Teks Fabel 
Sebagai teks cerita naratif, teks cerita fabel memiliki struktur orientasi, komplikasi, resolusi, dan koda. 
  1. Orientasi, Bagian awal yang berisi pengenalan tokoh, latar tempat dan waktu, dan awal-an masuk ke tahap berikutnya. 
  2. Komplikasi, berisi urutan kejadian yang dihubungkan secara sebab-akibat, pada struk-tur ini anda mendapatkan karakter atau watak pelaku cerita karena beberapa kerumitan mulai bermunculan. Bagian ini tokoh utama berhadapan dengan masalah (problem). Bagian ini menjadi inti teks narasi; harus ada. Jika tidak ada masalah, masalah harus diciptakan. 
  3. Resolusi, pada struktur ini pengarang mengungkapkan solusi yang yang dialami tokoh. Bagian ini merupakan kelanjutan dari komplikasi, yaitu pemecahan masalah. Masalah harus diselesaikan dengan cara yang kreatif. 
  4. Koda merupakan bagian akhir cerita yang biasanya berupa kesimpulan. 
Memahami bagian teks dapat berupa memahami bentuk dan isi teks. Bentuk teks pada umumnya berupa bagian awal (pendahuluan), tengah (isi/pembahasan), dan akhir (penutup). 

loading...

0 Response to "Contoh Soal Menentukan Bagian Teks dan Pembahasannya"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel